Halaman

Senin, 24 Oktober 2011

Aku Ingat

Awalnya aku memang benar-benar tidak mengenalmu. Setiap hari bertemu dari pagi hingga malam itu memang mengundang cupid bekerja. Alih-alih berusaha jaga jarak, tapi rasa itu semakin dalam.

Aku ingat kita pernah berpas-pasan berjalan di dalam koridor kantor, kita hanya saling menunduk. Tapi dalam seperkian detik aku sudah dalam pelukmu.

“Aku tak mau berakhir.” Harapmu sambil mengecup keningku


Aku ingat dengan jelas makan malam romantis di suatu kafe ditemani lampu kuning redup dan lilin, romantis.

“masa nasi goreng dan teh manis lagi?” tanyamu saat tahu pesananku

Diakhir obrolan ada yang membuat kita canggung. Aku ingat sekali kamu memanggilku Myra padahal aku masih ingat namaku Mirna. Sedangkan Myra adalah pacar resmimu, bukan aku.

Ps: Ini Fiksi, bukan keluhan atau curhat :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar