Jumat, 17 Desember 2010
Day #30 Rindu Terselip di Langit
Disana:
Kau mainkan gitar
bersenandung rindu
alunannya terdengar hingga ke langit.
Disini:
Aku duduk manis
mengayun kaki yang menggantung
tersenyum menatap langit.
Rindu tersampaikan
Kamis, 16 Desember 2010
Day #29 (Mungkin) Dedaun Tak Setia
Angin bertiup kencang beserta gerimis.
Menghempas dedaun kuning dipungut peri.
Meninggalkan sang pohon tua sendiri.
Dedaun menari bersama angin
Bergembira diterbangkan peri
Menuju langit tak berdinding
Tak sadar tujuan langit hampa.
Angin tak ada disana.
Peri melepas genggaman.
Dedaun tak bersayap
Jatuh mati karna tak setia.
Sang Pohon hanya menatap iba
Rabu, 15 Desember 2010
Day #28 Peri (Tak Bersayap) Penyejuk
Peri tak bersayap akan turun perlahan
Kepulangannya dari langit memberi kesejukan.
Aku menanti peri tak bersayap
Aku menanti GERIMIS
Kepulangannya dari langit memberi kesejukan.
Aku menanti peri tak bersayap
Aku menanti GERIMIS
Selasa, 14 Desember 2010
Day #27 Selamat Tinggal Masa Lalu
Memulai suatu perasaan
Yang tumbuh menjadi harapan
Yang kemudian menjadi pikiran tenang
Yang menjadikan kata yang tenang
Buatlah suatu makian keras
Cambuk hati yang membeku
Hancurkan pikiran yang membatu
Buatlah tersadar ini sudah lewat
Memulai kembali dari awal
Ini hanya perasaan
Mencari bintang
Di cakrawala gelap
Membiarkan kenangan berlalu
Acuhkan saat ia memanggil
Secercah terang kan bersamamu
Selamat tinggal masa lalu
Senin, 13 Desember 2010
Day #26 Menanti Bus
Masih menanti bus
Tak ingin salah jurusan
tak lagi turun di tengah jalan
Masih mencoba
Menaiki berbagai bus
Yang menawarkan cinta ke berbagai tujuan
Bila tak satu tujuan
Diturunkan di persimpangan
Terkadang tersesat
Menangis di sisi malam
Masih menanti bus
Tak ingin salah jurusan
Tak lagi diturunkan di tengah jalan
Bersama satu tujuan
Minggu, 12 Desember 2010
Day #25 Berharap Segera Namun Selamanya
Ada kamu terselip diantara doa-doaku di dalam 3/4 malam.
Ya kamu, seseorang yang masih dalam jemari Tuhan
Berharap dipertemukan segera.
Tak sabar bertemu pemilik rusuk yang hilang itu karena aku.
Berharap secepatnya dapat menggabungkan dan melindungi hati bersama
di balik rusuk yang telah lama berpisah
Sabtu, 11 Desember 2010
Day #24 Jatuh
Jatuh memang sakit
jika ia selalu sendiri
mencari suatu kata pemberi arti
Jatuh kini memilih berdua
Jatuh terluka
jatuh cinta
jatuh telah menikahi cinta
saat hati mulai tersadar dengan kehati-hatiannya bahwa hati sudah terjatuh
namun jatuhnya hati terasa manis
saat menemukan tempat yang telah tertanam cinta
Jatuh menjadi suara desahan resah
saat rindu mendera
Jatuh menjadi tangisan kecewa
saat cinta mulai mendua
dan jatuh bercerai dengan cinta
berpaling mendekati luka
saat cinta sudah tak lagi terlihat
jika ia selalu sendiri
mencari suatu kata pemberi arti
Jatuh kini memilih berdua
Jatuh terluka
jatuh cinta
jatuh telah menikahi cinta
saat hati mulai tersadar dengan kehati-hatiannya bahwa hati sudah terjatuh
namun jatuhnya hati terasa manis
saat menemukan tempat yang telah tertanam cinta
Jatuh menjadi suara desahan resah
saat rindu mendera
Jatuh menjadi tangisan kecewa
saat cinta mulai mendua
dan jatuh bercerai dengan cinta
berpaling mendekati luka
saat cinta sudah tak lagi terlihat
Jumat, 10 Desember 2010
Day #23 Pada Suatu Masa Akan Temukan Rasa
Pada suatu masa
Masih dengan segala asa
Akan ku temukan rasa
Dimana ku hampir mati karenanya
Masa lalu yang seperti candu
Menjilati setiap senti luka
hingga perih tak dapat terhindar
Ini kenangan ini nikmat
Ini adalah JEBAKAN
Memasuki kubangan dalam
Tak bisa berenang terus tenggelam
Tak bisa salahkan kehidupan
Ini terus berjalan
Memaknai kejadian
Membuatnya bijak
Pada suatu masa
Masih dengan segala asa
Akan ku temukan rasa
Dimana aku akan hidup selamanya
Menari bersama indahnya cinta (sejati)
Nilai Gambar ku 75
Liburan di bandung kemarin kurang asik, kurang ada cerita dan gambar yg bs di share :(
Mungkin salah satu cerita ini bisa di share :)

Kiki : mah, nilai gambar kiki dapet 75
ibunya : kenapa ko bisa? bukannya kemarin kamu dapet 80. ko sekarang malah turun?
kiki : iya mah, ga tau. malah temen kiki ada yang dapet nilai 100
ibunya : itu temen kamu bisa dapet nilai 100 ko kamu ga? emangnya kamu gambar apa?
kiki : kiki cuma gambar monyet mah. teruuuu...ssss di bawah gambar monyetnya kiki kasih nama Bu Tuti (nama gurunya)
*pantes dikasih nilai kecil
Mungkin salah satu cerita ini bisa di share :)
Mendengar suatu pengaduan lucu antara sepupu kecil ku Kiki (kelas 2 SD) kepada ibunya (Tante ku) dengan bahasa sunda, tapi akan ku tulis disini memakai bahasa umum, yaitu bahasa alay *eeaa garing
Kiki : mah, nilai gambar kiki dapet 75
ibunya : kenapa ko bisa? bukannya kemarin kamu dapet 80. ko sekarang malah turun?
kiki : iya mah, ga tau. malah temen kiki ada yang dapet nilai 100
ibunya : itu temen kamu bisa dapet nilai 100 ko kamu ga? emangnya kamu gambar apa?
kiki : kiki cuma gambar monyet mah. teruuuu...ssss di bawah gambar monyetnya kiki kasih nama Bu Tuti (nama gurunya)
*pantes dikasih nilai kecil
Kamis, 09 Desember 2010
Day #22 Penari Jalanan
Langit membolongi dirinya
Terik tak lagi terasa membakar
Penari jalanan di kala lampu merah
Melenggak lenggok pinggul bergoyang
Topeng tebal berwarna menghias
Namun kerut tak membohongi waktu
Kulit tak lagi muda nan lesu
Tak menghalau semangat
Sungguh Kau wanita penari jalanan
Tak pernah kenal lelah
Di penghujung usia terus berjuang
Demi keluarga yang menunggu diisi perutnya
Rabu, 08 Desember 2010
Day #21 Udara yang Membunuh
Tak pernah ku temui malam indah
Malam penuh bintang dengan sempurna
Sebagian mati menghirup limbah
Terbentuk kumpulan awan hitam
Bukan karena ingin muntahkan hujan
Tapi ingin merusak tempat udara
Pepohonan lesu,
Fotosintesis terganggu
peparu terluka
Partikulat masuk menggores menyerap
Sungguh, ini kehidupan tak sehat
Selasa, 07 Desember 2010
Day #20 Dendam Kenangan karena satu bulan berlalu
Bulan telah berlalu
Namun kamu tak kunjung berlalu
Senang hinggap dipikiran ku
Membunuh perlahan hati berkabung
Kenangan tak mau pergi
Kamu yang tak berhati
Menikam aku dengan sadis
Darah ku tak berhenti mengalir
Kamu beri segunung asa
Kita yang punya cerita
Dikecewakan cinta
Kamu bilang kita bisa berbagi rasa (cinta)
Karena kita lahir dari masa lalu pahit
Mencoba belajar membangun hati
Serpihan tersisa kita satukan
Sungguh indah namun ini sesaat
Jauh dari ku kira
Aku kecewa teramat berat
Dendam pun membara
Ingin ku sewa pembunuh bayaran
Kan ku sewa penembak jitu
Agar peluru melesat tepat pada jantungmu
Ah tapi jangan, aku pikir caranya tak begitu
Matimu terlalu cepat untuk si penjahat cinta
Aku ingin melihat mu mati perlahan
Dan meminta maaf
Ah dendam dan kenangan itu...
membuat pikiran ku selalu beranjak mundur
(membayangkan)
Bulan terhenti waktu
Kamu yang ku tunggu (saat itu)
Datang dengan senyum
Dan (berharap) bilang i love u
Senin, 06 Desember 2010
Day #19 Oh Amelia
Amelia gadis cilik ceria
Tertawa becanda gurau berlarian
Amelia tak pernah sedih
Bermain riang dengan hari
Amelia temannya banyak
Tapi tak pernah terlihat
Minggu, 05 Desember 2010
Sabtu, 04 Desember 2010
Day #17 Halaman yang Hilang
Masih mencari halaman yang hilang
Entah berapa halaman lagi
Sepertinya masih cukup banyak
Pada halaman awal
Tertulis disini siapa nama ayah dan ibuku
Kapan waktu ku menempati dunia
Pada halaman akhir
Tertulis dengan huruf besar kata KEMATIAN
Yang waktunya masih diburamkan
Beberapa halaman di tengah
Terdapat kehidupan yang ceria
Namun tetap ada saja terselip sembilu
Ah.. sepertinya cukup banyak halaman yang hilang itu
Halaman yang menceritakan bagaimana aku dan kamu
Dipertemukan
Hingga..
Sampai ke halaman yang menceritakan bagaimana aku dan kamu
Dipisahkan maut
Jumat, 03 Desember 2010
Day #16 Hujan atau Pelangi
Tetes Hujan
Basuh resah
Menggantung pelangi
Berharap ceria
Secepat kau datang
Saat rintik hujan
Secepat itu pula kau pergi
Membawa pelangi
Jadi ini apa?
Menangis dalam hujan
Atau tertawa bersama pelangi berfatamorgana
Kamis, 02 Desember 2010
Day #15 Kata yang Tak Tersampaikan
Ku tuangkan tiap kata-kata kedalam suatu tulisan yang tak termaknai oleh ketidaktulusan hati
Kata-kata yang lemah tak terucap oleh sang bulan dimalam hari saat mendung menutupinya
Disaat para bintang menjadi mayoritas dikeheningan malam
Disaat bumi menutupi pandangannya terhadap matahari
Kata-kata itu tak pernah tersampaikan
Hingga kesendirian pun selalu menjadi sahabat
Rabu, 01 Desember 2010
Day #14 Matamu
Sekejap lidahku membatu
Mengingkari mataku yang berkata jujur
Biarlah sahabatku puisi yang mengaku:
Sungguh mata di balik lensa kacamata itu
Mata yang bisa mengunci dunia dalam bisu
Namun, kini matamu telah berlalu
Meninggalkan aku seperti orang buta
Meraba birunya pagi dan merahnya senja
Selasa, 30 November 2010
Day #13 Sebuah Sajak Atas Nama Rindu
Telah ku kirim sebuah sajak atas nama rindu kepadamu
Agar engkau meyakini, betapa aku telah menyimpan namamu dalam seluruh pergerakan hidup
Agar engkau meyakini, betapa aku telah menghardik seluruh duka yang bersarang
Saat engkau menjengukkan kepala dalam ruang kosong dalam dadaku
Telah ku kirim sebuah sajak atas nama rindu kepadamu
Sebab hidupku menginginkan uluran tangan puisimu
Sebab hidupku menginginkan sepi dalam jiwamu,
mendamaikan gelombang resah dalam lautan batinku
Sebab hidup semakin sunyi tanpa huruf-hurufmu
Senin, 29 November 2010
Day #12 Kamu
Kamu, pemilik mata sipit
Dibalik kaca matamu
kau tatap aku tajam namun tetap lembut
Hampir saja berlubang
Entah apa maknanya
Kamu, pemilik senyum menawan
Membuat hati ku tertahan
Pesonamu memancar
Melihatmu gerakku terkapar
Hey kamu, cinta ini milik mu
Namun kamu, si pemilik wajah angkuh
Tak pernah sedikitpun menengok hatiku
Seperti hal yang yang mustahil untuk ku
bersamamu
-------
sedikit bermain di masa lalu
*menyedihkan
Minggu, 28 November 2010
Day #11 Teruntuk Tanpa Nama
Teruntuk kamu si tanpa nama
Hadir mengisi kotak dengan sajak
Entah apa yang terpikir olehmu
Hingga memilihku untuk kau tuangi dengan kata candumu
Teruntuk kamu si pesajak tanpa nama
Kau ajarin aku bernafas dengan kata
Menari indah dalam kotak-kotak sempit itu
Dan aku pun makin menyukai kata menunggu
Menunggu balasanmu
Menunggu kata-kata indahmu
Menunggu kejutan lainnya darimu
Teruntuk kamu yang tak pernah terungkap
kamu pernah berkata
"aku ingin kamu menjadikanku seperti kamu"
apa itu mengartikan dirimu seperti aku?
periang namun tetap terselip pilu
apa itu mengartikan dirimu seperti aku?
periang namun tetap terselip pilu
ya, sepertinya begitu
Aku mengintip ke tempat bernaungmu (blog mu)
Pintalan aksara itu menari dalam ruang kesedihanmu
Teruntuk kamu si penyuka misteri
kamu selalu terselimuti kabut
tak pernah bisa ku raba keberadaanmu
sempat terpikir kamu salah satu temanku
mungkin di dunia nyata
atau hanya teman di sebuah media sosial?
kadang dalam ruang keisengan ku menjalar
menengok status atau tweet seseorang yang serupa denganmu
menerka-nerka siapa dirimu
ya kau berhasil membuatku dihadang rasa keingintahuan besar
dasar kau seseorang tanpa nama
selalu membuat penasaran
kamu selalu terselimuti kabut
tak pernah bisa ku raba keberadaanmu
sempat terpikir kamu salah satu temanku
mungkin di dunia nyata
atau hanya teman di sebuah media sosial?
kadang dalam ruang keisengan ku menjalar
menengok status atau tweet seseorang yang serupa denganmu
menerka-nerka siapa dirimu
ya kau berhasil membuatku dihadang rasa keingintahuan besar
dasar kau seseorang tanpa nama
selalu membuat penasaran
-------------
panjang bangeeet... hehehe :P
tulisan ini untuk kamu, ya kamu yang selalu mengisi kotak-kotak komentarku ;)
baca postingan sebelumnya Pertemuan diantara kotak-kotak komentar
Sabtu, 27 November 2010
Day #10 Malam ini (Boleh) Aku Menangis
Malam ini aku menangis
Sudah pasti karena mata tak kuat lagi membendung
Mungkin karena senyumku tak kuat sembunyikan pilu
Atau mungkin karena hati tak kuat menahan perih
Teringat kembali kemunafikan yang terkamuflase dengan baik
Hingga buat ku tak ingin lagi mencinta
Mengais setiap kepingan hati yang tersisih
Membangun sebuah dinding pertahanan hati kokoh
Agar tak goyah oleh para aktor pemain cinta
Namun untuk malam ini
Biarkan aku menangis
Untuk sekedar meredam kebencian
Atau untuk sekedar melunakan pikiran
Bahwa ini adalah cara Tuhan
“Kesedihan hanyalah sebuah pengantar pada rencana Tuhan yang luar biasa indah”
-------
sebuah renungan diri dibalik tangisan dan luka
berharap esok lebih baik :')
Jumat, 26 November 2010
Day #9 Pria Perajut
Dia seorang pria perajut
Mengubah tiap pintalan benang
Menjadi sesuatu yang menghangatkan
Dia seorang pria perajut
Mengubah tiap pintalan kata
Menjadikannya puisi yang mengatasnamakan kebimbangan
Dia seorang pria perajut
Mengubah tiap pintalan asa
Menjadikan dirinya tak mudah menyerah
Ya, memang dia seorang pria perajut
yang sedang belajar merajut setiap pintalan cinta
untuk menjadikan hatinya selalu hangat hingga senja
-------
Tantangan temen buat bikin puisi tentang dia
Ya blm ada 15 menit dia kasih ide ini eh langsung jadi kekeke~
*sombong
*ditoyor @aji_y22
Kamis, 25 November 2010
Day #8 Terbentur
Ini sakit,
Dan aku baru sadar ini membiru
Sepertinya terbentur, ya hanya terbentur
Dia membiru, membengkak dan mengganjal
Menjejali ruang sesak tempatnya berdiam
Ya, dia berdiam tepat disini
Di hatiku
Aku terbentur denganmu
Terbentur sebuah benda diam
Tak mempunyai reaksi pada apa yang ku rasa
kau arahkan ku mengikuti jalan menuju cinta
Namun tiba-tiba kau bangun dinding diantara kita
Membuatku terbentur dengan kepingan hati yang tersisa
Rabu, 24 November 2010
Day #7 Cinta yang Terbagi Dua
Sungguh aku telah dihadapkan pada sesuatu yang berat
Tak pernah ku segalau ini
Kalian berdua yang terbaik untuk ku
Menemani setiap sepiku
(1) Kau, si karya penuh kata keseriusan
Kau memang yang pertama kali ku sentuh
Ku pahami makna mu
Hingga akhirnya bisa ku nikahi dirimu
Menyatukan tujuan diriku dan dirimu
Butuh energi ekstra untuk benar-benar bisa ku taklukan kamu
(2) Kau, si karya penuh kata keindahan
Kau memang pendatang baru
Disaat aku berada dalam batas keputus asaanku
Kau datang memberi jemari ku kekuatan untuk menari denganmu
Tak ku dapati kesedihan
Karena mu, semua telah ku indahkan
Lalu apa sekarang?
Aku tenggelam bersama kata penuh keindahan itu
Layaknya orang yang jatuh cinta, aku ingin selalu dengan dirinya
Dan tega meninggalkan sebuah karya penuh dengan keseriusan itu
Yang kini mungkin telah membusuk tak tersentuh
Akh apakah aku bisa adil?
Kini setiap malam ku coba taklukan kembali si karya yang penuh pemikiran ilmiah
Yang mengantarkan kan aku pada sebuah masa depan
Namun terasa sulit karena aku masih ingin mencumbui setiap kata indah
Yah, seperti lagu Ahmad Dhani
“memang senangnya dalam hati, bila beristri dua”
Senangnya hanya dalam hati
Tapi kenyataannya pusing enggak ketulungan
Selasa, 23 November 2010
Day #6 aku mencintai mu, Matematika
Kini kau semakin jauh meninggalkanku
Terseok-seok ku mengejarmu
Kau tak lagi sesederhana saat ku temukan dirimu
Dirimu memang sangat hebat
Sulit sekali rasanya untuk menaklukanmu
Kau senang sekali membuat otakku ngebul
Dulu kau masih ingin bermain 1+1
kini kau sangat rumit
Tak lagi berbentuk real
Bentuk imaginer pun kau miliki
Kau meminta untuk didifferensialkan
Kau pinta aku untuk diintegralkan hingga berlipat-lipat
Kau selalu meminta pembuktian
Memintaku untuk menunjukan bagaimana suatu fungsimu terbentuk
Dimana itu semua membutuhkan teorema-teorema dan dalil-dalil yang kau punya
Tak ayal aku terus mengejarmu
hingga ku tak peduli harus bertemu teman-temanmu yang berwajah seram
kalkulus, analisis real, analisis komplek, struktur aljabar dan yang lainnya
Aku mencintai mu..
Cinta memang butuh pengorbanan
Cinta memang harus saling mengerti
Cinta memang harus bisa terima pasangan apa adanya
dan tak henti untuk ku coba dan berusaha lakukan itu
agar nanti ku bisa duduk manis bersanding denganmu, Matematika J
-----
jeritan suara hari kecil mahasiswa keblinger (-_-")
*jadi ini sebenarnya puisi atau jeritan??
-----
jeritan suara hari kecil mahasiswa keblinger (-_-")
*jadi ini sebenarnya puisi atau jeritan??
Senin, 22 November 2010
Pertemuan Diantara Kotak-Kotak Komentar
aku posting tulisan ini hanya untuk mengindahkan kekaguman ku akan kata-kata
semoga tidak lelah untuk membaca'a hehehe
Diawali tulisan patah hati ku Tak termaknai terdapat komentar ku untuk sahabatku
Nae
Anonim
tapi sudahlah, aku tak memaksakan diriku untuk mengetahui dirinya
toh setiap orang mempunyai hak untuk tidak mempublikasikan diri :)
kembali sang anonim sedia mampir untuk mengisi kotak komentar ku pada tulisan Day #2 Pencarian Cinta
Anonim
semoga tidak lelah untuk membaca'a hehehe
Diawali tulisan patah hati ku Tak termaknai terdapat komentar ku untuk sahabatku
Nae
dan hanya akan ku simpan sementara waktu..dan 4 hari kemudian seorang yang menyebut dirinya anonim mengatakan
hingga waktu mengubah semua...
Anonim
untuk apa menunggu waktuhmm pikirku siapa ini seseorang membuatku penasaran dengan kata-kata puitisnya namun dia hanya ingin menyebut dirinya sebagai anonim
dibaliknya terselip sembilu
perubahan itu bukan karena waktu
perubahan itu karena kamu
tapi sudahlah, aku tak memaksakan diriku untuk mengetahui dirinya
toh setiap orang mempunyai hak untuk tidak mempublikasikan diri :)
kembali sang anonim sedia mampir untuk mengisi kotak komentar ku pada tulisan Day #2 Pencarian Cinta
Anonim
cinta itu bukan untuk dicariRead More...
cinta itu untuk dimengerti
kamu tahu gembok dan kuncinya?
klik dan klop
mengunci dengan eratnya dalam satu tujuan
sebuah kepercayaan
kamu tahu burung merpati dan pasangannya?
menunggunya walau ternyata sudah tiada
cukup satu hati dalam satu usia
sebuah kesetiaan
mengertilah bahwa tuhan tengah mempersiapkannya untukmu
memilah yang cocok untuk berbagi kepercayaan dan kesetiaan
seperti yang selama ini kamu impikan
Day #5 Saat Hujan
Hujan tak selamanya buruk
Saat hujan turun
terdapat sebuah penantian
Penantian kemarau akan berakhir
Penantian akan lengkungan pelangi
Penantian akan wajah ceria sang awan
Saat hujan turun
Tak kah kau lihat ada yang bersenang-senang
Menari indah dijamah sang hujan
Ya itu aku
Dengan segenap bentuk kegalauanku
Hujan (cinta) mu berhasil meluruhkannya
Minggu, 21 November 2010
Day #4 Penantian Cinta
Ah.. Cinta...
Sumbang tak pernah ku dengar lagi ceritanya
Aku disini tak pernah terlihat oleh cinta
Sekedar untuk menuliskan kata cinta di hati ku sepertinya terasa berat
Kepiluan hati akan kekecewaan cinta ini terlalu dalam
Tak tahu lagi kemana ku harus singgahkan hati
Ku cari ketulusan dalam hidupku
Namun tak mampu ku kejar hari
Waktu terus berlalu tanpa cinta
Hanya cinta sesaat lah yang datang dan pergi sesuka hati
Aku tak menyukai cinta yang datang dengan tiba-tiba membuka pintu hati ku lalu menutupnya dengan kencang.
Hey kita bisa pelan-pelan, ucapkanlah salam dahulu lalu membiarkannya dan menikmati setiap aliran-aliran cinta yang mengalir dalam darah kita
Tengoklah ruang hatiku, amatilah setiap sisinya, selami tulusnya
Bila tak tercipta suatu kenyamanan, kau boleh pergi namun dengan baik-baik.
Namun bila kau nyaman, maka tinggallah dalam kehangatannya
Dan menuju senja bersama
Percakapan Sang HP
Di suatu senja, langit masih memakai gaun biru bercorak putih dan kehitaman. Aku yang bersantai mencoba membuat mood ku membaik untuk menyelesaikan segala kewajiban ku tiba-tiba sms masuk dari seorang teman, yang bertanya sedang apa. Ku balas dengan keisengan ku dan kabar baiknya temanku menanggapinya, jadilah suatu percakapan sang HandPhone
“Hey teteh lagi apa?” sapa temanku
“lagi tidur, ini Hpnya yang bales.” Balas ku iseng
“oh bilangin ya ke yang pny kamu jangan tidur mulu.”
Dan sang HP (ku) menjawab,
“Siapa? Aku? Aku ga ada yg memiliki, si cewek ini mah kalau ada perlu aja megang2 aku, klo lagi seneng si sering banget tuh nungguin sms orang, aku dipegang2 di elus2. Ikh emangnya aku HP apaan, di jamah tanpa ikatan pernikahan fufufu.... ko aku jadi curcol gini sih ke kamu? BTW kamu siapa sih sms ke aku?”
Dan temanku mulai menanggapi kegilaanku.. (hihihi...)
“aku juga HP.. tapi yg punya aku mah orangnya baik, tapi aku lagi rusak, dia gak mau benerin aku (a.k.a service) ni, aku kan tersiksa kalo kaya gini terus... sampai kapan aku sakit gini? Sampai kapan coba? Hayo sampai kapan?????”
Hahaha ternyata temanku bisa gila juga lalu lanjut ku balas,
“iah sama layar ku maembelah diri gitu, jadi ada garis putih di tampilan aku. Gara2 si cewek ini ni kalo tidur lincah bgt, masa aku ditiban sama dia, mending badannya langsing, ini mah dah kaya buntelan babi yang sedang berguling-guling. Coba bayangkan... bayangkan... bayangkan sekarang juga... trus dia juga ga setia gt ma aku. Masa denger2 dia mau beli HP baru, denger2 juga aku mau dijual klo uangnya kurang.”
“wah jangan mau, kamu pasti sakit hati banget, dah dikhianati sekarang mau dijual pula... kalo aku jadi kamu mending aku membanting diri aja dari pada sakit hati gitu...”
“ikh kamu ko gt... kita kan baru kenal ko tega nyuruh aku mati?? Lagian kan tu baru denger2 doang, siapa tau si cewek ini mau beli HP baru untuk nemenin aku. Mudah2an HP barunya Ganteng, gagah, n macho... kaya saipul jamil gitu... ikh sumpah dia tuh macho bgt. Tapi ko depe malah minta cerai ya ke dia?” balas (HP) ku yang mulai random (-_-“)
“Bukan’a gitu abis aku ga tega aja liat kamu tersakiti. Dari pada kamu sakit2an terus kan lebih baik kamu istirahat aja untuk selamanya gitu.. hmm aku gak suka saipul jamil, sukanya Gaston aja, dia kan pemain bola pasti lebih macho n jago masukin bola ke kandang pastinya hehe... Lha ko jd ngomongin DEPE yak? Mending juga ngomongin JUPE hahahaha...”
“yee kamu juga sakit2an n kaya’a lebih parah dari aku, knp kamu juga gak istirahat untuk selamanya aja? Hmm aku ga suka JUPE, jupe kasar.. masa mukanya depe di cakar. Aku sebel ma dia, cowok2 pada suka sama dia, apa lagi tuh yang ada di dadanya. Aku yakin tuh yang di dadanya tuh sumpelan buah pepaya hehehe...” (balasan apa ini?)
“Akh aku sich masih bisa bertahan klo kamu kan mau di ganti yang baru jadi aku kasian ma kamu... Ha? Buah pepaya?? Klo aku pikir sich bukan pepaya tapi melon, habis bundar banget gitu sich..”
“apa sich ko jadi ngomongin dadanya Jupe?? Tapi menurut aku melon kurang gede. Masih gedean semangka hehe... eh eh... si cewek ndut baru bangun ni... udahan dulu y.. nanti dia kaget lagi ada sms2 n pulsa ngurangin tapi perasaan dia ga sms ke siapa2. Tapi nanti kita lanjut gosip2an lagi ya cyyyynnnnn.... XOXO”
Dan smsn kerandoman pun berakhir... (-_-“)
Nb: tulisan ini langsung ditulis saat kejadian :p
Sabtu, 20 November 2010
Day #3 Hilangnya Ide
Dalam sunyi masih ku cari ruang imaginasi ku, saat penat mulai menyerbu
Hanya tatapan kosong mengarah ke si pemilik wajah terang berlistrik
Tangan kiri ku menopang dagu yang bila tak ku lakukan mungkin akan mempertemukan dahiku dengan sisi datar sang meja
Tangan kanan terkulai lemah diantara tombol-tombol huruf dan angka yang sejak tadi menunggu
Pikiran terpaku pada kalimat “apa lagi yang harus ku ketik”
Ide-ide ini masih bersembunyi, enggan berteman dengan sepi
Tengok sang waktu dan dia pun memberi isyarat ini tak lagi dikatakan malam melainkan larut
Kantung mata pun serasa memiliki kantung bertumpuk
Sang ranjang melambai-lambai mengajak ku untuk bersamanya
Tapi aku masih nyaman dengan kesunyian ini
Dan lebih suka meninggalkan malam di pagi hari
Menemani para nyamuk berpesta darah tubuhku, ya berbagi itu memang indah bukan?
Hmm... hening sejenak tak tau lagi apa yang harus dilakukan
Arrrggh.. Sungguh hingga detik ini ide itu masih melayang-layang tak beraturan
Sudahlah mungkin harus ku terima ajakan si ranjang
Dan membiarkan gajah bersantai dimataku untuk terus membuat ku terlelap
Selamat Tidur...
Jumat, 19 November 2010
Day #2 Imaginasi Malam Jumat
aku harap kau tak datang malam ini
karena aku takut akan kebiasaan berpenampilanmu
cobalah ganti kain putih kusam dengan yang bermotif polkadot
mungkin kau akan terlihat unik
dan sisirlah rambut panjangmu yang tergerai
sesekali pergilah ke salon untuk sekedar merawat rambutmu dan wajahmu
hentikan cara pandang mu yang dingin
dan cara tertawamu yang membuat orang-orang tak berkutik
tampilkan wajah duniamu yang manis bak model itu
jangan wajah yang sendu namun memburu membuat semua orang takut
Kamis, 18 November 2010
Day #1 Aku
Berharap kata-kata ini bisa mewakilli siapa aku. Agar kau tak tersesat pada tujuan mu terhadap ku.
Karena aku lelah bertemu orang-orang yang langsung menghujani ku dengan tuduhan-tuduhan yang mereka dapat dalam bungkus kulit ini.
Jangan percaya mereka. Karena mereka suka melebih-lebihkan.
Aku tidak suka disebut cantik hanya karena kau melihat fotoku yang manis di sosial media itu.
Karena sebenarnya aku ini memiliki sedikit bakat fotogenic, tidak ada maksud merendah untuk meninggi, tapi ini adalah kenyataannya.
Aku pernah menemui seseorang yang sebelumnya melempari aku dengan segala kekagumannya terhadapku. Dan selesai dengan perjumpaan itu maka selesai pula kekagumannya dengan ku.
Entah apa yang membuatnya berubah tapi biarlah, begitulah kehidupan tak mudah ditebak
Aku menikmati setiap hal kehidupan ku entah ada atau tidaknya seorang sales cinta yang menjajakan semua kelebihan dari produk cintanya
Aku si penikmati kesunyian, dimana akan ku temukan suatu proses pendewasaan
Aku si pelahap malam, melewati malam hanya dengan termenung di kamar
Aku si penggengam cinta, terlalu yakin pada cintanya hingga mati karna cinta
Aku senang hidup dalam duniaku sendiri karena hidup perlu dicintai
Aku kadang terlihat autis tapi memang itu cara ku menikmati hidup
Aku penyuka langit dengan gumpalan awan yang indah
Dan kau pun kan menebak aku penyuka keindahan, Ya karena itulah aku menyukaimu
Jangan bilang aku orang hebat, sebenarnya kau lah yang hebat karena mampu menerimaku disegala kekurangan dan kelebihan ku
-naE-
*NB : masih loncat-loncat, belum bisa fokus menggambarkan, namanya juga belajar huft..
* Postingan ini ditulis untuk #30HariMenulisPuisi
"#30HariMenulisPuisi ditujukan kepada: Engkau. Ya, Engkau yang bukan penyair, tetapi menulis lebih baik dari penyair." -perempuansore-
Teori Asal
Teori Asal adalah hanya pemikiran diri sendiri untuk menyenangkan diri sendiri atau mungkin orang lain. Berusaha melihat masalah lebih bijak
Kalimat ini tercipta saat mengindahkan perasaan patah hati gw
Gara-gara liat status Facebook temen yang memakai Tweet orang lain tanpa cantumin si pemilik asli, hal sepele sih tapi ini jadi kebiasaan buruk
Atau ketemu cowok yg nyakitin gw di friend list chat FB, entah mungkin dia ngerasa bersalah atau males ma gw dan saran temen-temen remove aja tapi menurut gw
Kalimat ini tercipta saat mengindahkan perasaan patah hati gw
"Harusnya setiap putus cinta atau patah hati kita harus senang dan mengucap alhamdulillah karna akan ada pengganti yang lebih baik lagi"
Gara-gara liat status Facebook temen yang memakai Tweet orang lain tanpa cantumin si pemilik asli, hal sepele sih tapi ini jadi kebiasaan buruk
"Orang yang mengCopy suatu tulisan tanpa mencantumkan penulis aslinya itu suatu tindakan yang tidak menghargai kreatifitas orang lain"
Atau ketemu cowok yg nyakitin gw di friend list chat FB, entah mungkin dia ngerasa bersalah atau males ma gw dan saran temen-temen remove aja tapi menurut gw
"Dan aku bukan anak kecil lagi yang klo punya masalah sama seseorang langsung remove friend ato ga saling tegor lagi"
Ya sekalipun munculnya dia sangat amat mengganggu, silahturami harus tetep. Masalah dia mau atau ga, ya urusan dia dengan Tuhan. Kalau kata temen gw yang sama-sama patah hati sih bilang "gw ga mau liat dia bahagia, gw mau liat dia ngerasain apa yang gw rasa skrg sakit banget" hmm.. sempet terpikir seperti itu tapi
"Semua ini sudah direncanakan, aku tau ini cara Tuhan bagaimana membuat aku setahap lebih dewasa dalam menyikapi masalah. Dan aku harus ikhlas, tidak semudah omongan sih, tapi di luar sana masih banyak yang indah dari pada duduk diam meratapi kesedihan"
Minggu, 07 November 2010
Tak Termaknai
kaki ini terasa tak kuat menahan hati yang sedang jatuh cinta…
saat hari bersamanya terasa indah, ucapan tak menentu..
sungguh payah, berbicara saja aku tak bisa..
bibir ini membukam membisu..
seperti bayi yang baru belajar bicara..
kata-kata tak dapat ku atur..
tak bisa kulakukan apapun selain melihat matamu..
mencari keteduhan di setiap rindu..
mencari makna setiap kata-kata yang kau ucap..
namun tak pernah kutemukan..
hanya acuh mu..
dan keningku mengerut saat ku temukan senyumu luntur
lalu apa makna setiap hal yang telah dilalui bagimu?
Sabtu, 06 November 2010
Ini Sudah Cukup
aku tidak pernah mengerti apa itu cinta dan perasaan
aku pikir hal seperti itu sudah lenyap
selalu tak pernah sampai ke haluan
hingga akhirnya tenggelam..
kata mereka cinta itu indah...
tapi buat ku itu hanya di angan
aku orang yang selalu dikecewakan cinta
apalah cinta... ini sudah cukup buatku terluka..
dikala ku dipaksakan untuk membuka hati..
berteriak memanggil kata cinta tapi bathin berontak
"ini tidak akan membaik", bisik bathin
"kau tak pernah direndung cinta"
asa pupus..
aku tahu ini hanya kamuflase
tak pernah ada cinta..
tapi ini sudah cukup
Senin, 04 Oktober 2010
Where Are You Now?? (my soulmate)
Maybe I would be better on my own
No one ever seems to understand me
It's easier for me to be alone
But there's still a piece of me that feels so empty
I've been all over the world
I've seen a million different places
But through the crowds and all the faces
I'm still out there looking for you
I write about the things I will never know
And I cant find a moment just to slow down
It makes me think I'll never have the chance
To figure out what it's all about
So tell me what it's all about.
Where are you now?
I'm trying to get by with never knowing at all
And I still don't know
Where are you now?
I'm trying to get by with never ever knowing at all
What is the chance of finding you out there?
Or do I have to wait forever?
No one ever seems to understand me
It's easier for me to be alone
But there's still a piece of me that feels so empty
I've been all over the world
I've seen a million different places
But through the crowds and all the faces
I'm still out there looking for you
I write about the things I will never know
And I cant find a moment just to slow down
It makes me think I'll never have the chance
To figure out what it's all about
So tell me what it's all about.
Where are you now?
I'm trying to get by with never knowing at all
And I still don't know
Where are you now?
I'm trying to get by with never ever knowing at all
What is the chance of finding you out there?
Or do I have to wait forever?
Kesedehanaan Cinta
terpaksa aku menulis dalam gelap, malam ini
Aku tak ingin ganggu matamu
Pula aku tak mau ganggu lelahmu
Aku menulis dalam gelap, karena aku butuh menulis sekarang
Malam ini juga seperti yang sudah kutulis di atas
Aku tak tahu akan habis berapa banyak kertas kosong untuk kucoreti
Layaknya aku tak tahu, tinta warna apa yang sedang terpakai
Kamu juga takkan tahu, karena takkan pernah temukan naskah dan maknanya
Karena kata ini tak akan kamu pedulikan.
Sebenarnya, aku hanya ingin menuliskan cinta dengan sederhana mungkin
lima huruf penuh makna, c, i, n, t dan a
Tidak serumit kepura-puraan, dan kebohongan
cinta sederhana dan apa adanya
Tapi terkadang kamu membuat diri berpikir keras untuk bisa menerimaku
Sampai di sini, ku yakin kamu belum tahu kata mana yang harus diperhatikan
Tidurlah saja
Besok jika datang waktunya, kamu akan mengerti
Aku tak ingin ganggu matamu
Pula aku tak mau ganggu lelahmu
Aku menulis dalam gelap, karena aku butuh menulis sekarang
Malam ini juga seperti yang sudah kutulis di atas
Aku tak tahu akan habis berapa banyak kertas kosong untuk kucoreti
Layaknya aku tak tahu, tinta warna apa yang sedang terpakai
Kamu juga takkan tahu, karena takkan pernah temukan naskah dan maknanya
Karena kata ini tak akan kamu pedulikan.
Sebenarnya, aku hanya ingin menuliskan cinta dengan sederhana mungkin
lima huruf penuh makna, c, i, n, t dan a
Tidak serumit kepura-puraan, dan kebohongan
cinta sederhana dan apa adanya
Tapi terkadang kamu membuat diri berpikir keras untuk bisa menerimaku
Sampai di sini, ku yakin kamu belum tahu kata mana yang harus diperhatikan
Tidurlah saja
Besok jika datang waktunya, kamu akan mengerti
Rabu, 29 September 2010
Jejaring Sosial
Semakin banyak Jejaring Sosial
Semakin banyak orang-orang yang tak mau tertinggal
Mereka bilang ini era Global
Ternyata ini lahan Kriminal
Diawali dengan perkenalan
Diakhiri indahnya penipuan
Ini cara cepat menambah teman
Tentunya teman khayalan
Update status menjadi kewajiban
Isinya pun bermacam-macam
Dari yang penting hingga tak punya arti
Dari cinta-cintaan hingga makian
Statusnya berubah-ubah
Terasa jati diri ikut menghilang
kesimpulan yang saya buat...
sungguh ironis memang.. yang cantik/tampan friend list bisa mencapai ribuan, maka berbondong-bondong para pengguna jejaring sosial ini memakai Avatar profil yang menarik..
segala sudut foto mereka coba untuk terlihat menarik..
dari yang muka "jutek" hingga apa yang mereka sebut "unyuuu"
yupz istilah pun bermunculan.. dan saya disini hanya mengamati dan berbaur tapi terkadang rasa jenuh menghampiri
mungkin teringat kata mamah "manfaatkan waktumu sebaik mungkin, ini persaingan, ga kreatif maka tertinggal"
kalimat pendek tapi mengena
so manfaatkan waktumu sebaik mungkin, jadilah orang kretif
*maaf bukan menggurui atau menyindir komunitas tertentu tetapi ini sebagai refleksi diri sendiri yang (masih) tenggelam dalam kehidupan dunia maya*
Semakin banyak orang-orang yang tak mau tertinggal
Mereka bilang ini era Global
Ternyata ini lahan Kriminal
Diawali dengan perkenalan
Diakhiri indahnya penipuan
Ini cara cepat menambah teman
Tentunya teman khayalan
Update status menjadi kewajiban
Isinya pun bermacam-macam
Dari yang penting hingga tak punya arti
Dari cinta-cintaan hingga makian
Statusnya berubah-ubah
Terasa jati diri ikut menghilang
"jika tidak terlihat aneh, lucu atau bijak, maka kamu tak memiliki banyak teman dan "like" dari yang lainnya"
kesimpulan yang saya buat...
sungguh ironis memang.. yang cantik/tampan friend list bisa mencapai ribuan, maka berbondong-bondong para pengguna jejaring sosial ini memakai Avatar profil yang menarik..
segala sudut foto mereka coba untuk terlihat menarik..
dari yang muka "jutek" hingga apa yang mereka sebut "unyuuu"
yupz istilah pun bermunculan.. dan saya disini hanya mengamati dan berbaur tapi terkadang rasa jenuh menghampiri
mungkin teringat kata mamah "manfaatkan waktumu sebaik mungkin, ini persaingan, ga kreatif maka tertinggal"
kalimat pendek tapi mengena
so manfaatkan waktumu sebaik mungkin, jadilah orang kretif
*maaf bukan menggurui atau menyindir komunitas tertentu tetapi ini sebagai refleksi diri sendiri yang (masih) tenggelam dalam kehidupan dunia maya*
Minggu, 26 September 2010
Entahlah...
Apa lagi yang kau inginkan?
Suatu kalimat yang selalu terbesit saat mengingat nama mu.
Terdiam lagi ku duduk di sudut, lelah mengikuti ingin mu.
Mencoba memahami namun tidak di mengerti.
Kau ingin teman..
Aku telah berada dalam lintasan..
Kau ingin kekasih..
Aku mencoba yang terbaik..
Kau ingin berpisah..
Aku hanya pasrah..
Kau ingin sahabat..
Aku kembali datang..
Kau ingin ku menjauh..
Aku bingung..
Senyum mu terasa semu..
Beku mu tak pernah hangat..
Lalu apa ingin mu sekarang??
Suatu kalimat yang selalu terbesit saat mengingat nama mu.
Terdiam lagi ku duduk di sudut, lelah mengikuti ingin mu.
Mencoba memahami namun tidak di mengerti.
Kau ingin teman..
Aku telah berada dalam lintasan..
Kau ingin kekasih..
Aku mencoba yang terbaik..
Kau ingin berpisah..
Aku hanya pasrah..
Kau ingin sahabat..
Aku kembali datang..
Kau ingin ku menjauh..
Aku bingung..
Senyum mu terasa semu..
Beku mu tak pernah hangat..
Lalu apa ingin mu sekarang??
Jumat, 17 September 2010
niat refreshing malah...
Hari ke dua lebaran
Prinsip gw.. hidup ga blh monoton..
Bete bgt klo lg di bandung tp ga ngpa2in cm dikamar z mandangin lepi setiap saat ktm orang baru di dunia maya... Hmm... lama2 bosen.. apa lagi jadi bete liat orang “itu”
Okay next destination gw mu nonton m sepupu gw Dewi d BSM tapi sebelum berangkat gw cek dl d 21cineplex film apa aja yang tayang di XXI dan awww... ga da yg gw suka...
- Dawai 2 cinta yang maen rhido rhoma dan bapak’a (haduh...)
- The expendable (klo g salah tulisan’a gt) yg maen aktor2 hebat tapi sayang gw ga sk film action jedor jedor gt kecuali resident evil ato Bourne ..
- Boleh liat tapi ga boleh pegang, nah loh makin aneh aja ni judul2 film indonesia yang maen ga tau deh siapa liat judul’a aja dah ga minat *sigh*
- Sang pencerah, film baru indo ttg awal mula muhammadiyah tp gw jg ga tertarik..
Hmm.. dan akhir’a gw putusin buat ga nonton apa2 selain krna ga da yg rame n klo sabtu nton pasti mahal hehe(tetep perhitungan..)
Setelah slat dzuhur gw siap2 tp cuaca tidak mndukung.. hujan... setelah mnunggu setelah 1 jam akhir’a reda.. kita berangkat kira2 15 menit sampe ke tempat tujuan..
Tujuan utama gw yaitu beli buku’a Raditya Dika yang baru Marmut Merah Jambu.. Btw klo ngomongin raditya dika ini adalah salah satu orang yang membuat gw jadi minat ngeblog ya klo gw ulet n rajin ky dy mungkin lah bsa bkin buku jg hehe...
Oke lanjut kita muter2.. biasalah cewek baju dl yang diliat tapi kita cm bisa liat tanpa bisa beli hiks.. coz harga’a ga cocok sama dikantong kita.. huhuhu..
Sampailah kita di gramedia banyak banget buku yang dipengen jadi’a “Perahu Kertas” Dee lestari jg png tapi target cm mu bli bku’a raditya dika. Hmm.. setelah dapet yang kita cari, kita ke lantai 3 dimana ada food court, timezone, dan toko pernak pernik ce..
Pengen c bli kaya gantungan hp boneka yg lucu2 tp hp gw g ds bolongan buat gantungan hp L
Png bli gelang ato cincin yang anak muda n gahul gt.. tapi gw cukup sadar umur n profesi gw..
Gw akhir’a ga beli apa2 sedangkan sepupu beli gantungan hp couple (gw mu bli tp buat siapa??) n kutek. Sambil menunggu sepupu yg lagi ngantri di cashier gw cukup melihat saja beberapa prnak pernik dan tiba tiba seorang bapak2 triak....
OO..OO.. Gw bengong n prgi keluar liat sekitar.. orang2 berkumpul di escalator ntuk turun, foodcourt sepi dan pada tutup. Gw jg dengan spontan manggil sepupu gw
“dewi sini sini cpetan keluar ada kebakaran kata’a..”
Pegawai ditoko itu pun segera bawa tas mereka siap2 keluar. Sepupu gw jg keluar dengan bawa belanjaan dy
“tapi ini gmn teh ina, blm dibayar”
“yaudah nanti aja kapan2 kita kesini”
Padahal bisa saja barang itu dibawa pulang saja (nah loh.. maling donk) untung’a kita msh mnjadi warga indonesia yang baik jadi lgsg ditaruh lagi tp dewi png bgt gantungan couple itu n balik lagi ketoko itu pdhl dh setengah tertutup tapi dy tetep nyamperin cashier
“mbak saya bayar dulu yah” << contoh org baik tetep ingin bayar
“aduh mbak maav komputer’a sudah dimatiin”
Dewi kluar dengan wajah kecewa. Dan gw mnunggu dgn cemas karna issue kebakaran di foodcourt.
Kita turun pake escalator klo pk lift pas keadaan kaya gini gw takut lift’a macet, gw kekurung ga bs apa2 sementara api sudah menjalar dan gw mati didalam’a. *geek
Okay kita pilih escalator dan hal yg terpikir pertama kali ialah adegan film Final Destination yg escaltor’a malah ngbunuh kita *haduh
Udah lah kta dah ga mood berada disini alhasil kita hanya muter2 disana hanya sekitar 1 jam lebih dan saat keluar dari Mall tersebut n nyari angkot tiba tiba jeng jeng... alas kaki gw mangap (sial) -_-“
Dan saat sepupu2 kecil gw datang (aldi, rafli n kiki) datang mulai lah keributan lagi... -_-“
Langganan:
Postingan (Atom)


