Hari kelima dalam menulis dan tujuh hari tanpa dia
Kamu pernah nonton (500) Days Of Summer? Kadang terpikir ku masukan kisah ku ke sana dan yap cocok.. tapi apakah harus menunggu 500 hari untuk move on? Atau 500 hari menunggu untuk seseorang yang baru? Who knows? Tom hansen dan Summer.. ya Mirna dan Anggit.. tom yg hmm istilahnya mungkin diputuskan atau menghilangkan suatu intensitas kali ya sama summer pada hari 200an aku lupa, sedangkan aku hari ke 211 diputuskan setelah kedekatan kita dimulai dari tanggal 12 November 2010 dan berakhir 11 Juni 2011... hmm sedih nontonnya jadi inget masa-masa sama dia.. ga bisa nangis, mungkin pikiran ngontrol hati dan mata untuk tidak nangis hanya karna seorang anggit.. atau karna tiba2 ada kecoa masuk kamar dan kelabang yg maen petak umpet dan pura2 mati hhehe aneh tp ini beneran... makin ga bisa tidur dah...
Awal yg biasa aja tapi semakin intens dan intens jadi tumbuh rasa itu, saat tiba2 kita pegangan tangan tanpa status. Mungkin dia biasa seperti itu jadi saat meninggalkan aku tuh ga ada rasa sakit atau gimana gitu, hingga akhirnya makin lama makin berubah ga respect, ya persis summer. Ah terlalu sakit untuk dikenang lagi..
Terakhir jalan dengan dia, baru nunggu film yg mau diputar udah sempet dijutekin gara2 minta tolong jangan cuekin aku, sedangkan dia asik maen game di hp barunya. Lalu dimatikan hp’a dan langsung nodong pertanyaan, “kamu mau crita apa? Tuh aku dah brenti” dengan muka yg kaya kesel ke aku. Di bioskop pun kita diem2an, di tempat makan juga begitu, dia asik nonton band Audy yg saat itu sedang tampil, dan dia juga ga sadar klo yg disampingnya sedang nangis, brusaha menahan dan tetap senyum. Hanya bisa menatap dia, pura2 fotoin dia, padahal aku cari perhatian dia. Sudah jarang sms, ga pernah telp, ga pernah bilang sayang.. Harusnya aku sadar dari situ, siapin matras untuk hati aku yg pasti jatuh, bukan untuk jatuh cinta.
Semua brubah ga semanis dulu, aku ga mau nyalahin siapa-siapa disini, bukan keadaan, bukan dia, bukan aku, bukan takdir. Ini masalah keyakinan seseorang yg bisa saja brubah.
Lebih baik tak boleh peduli lagi sama dia, tahan diri untuk menengok2 isi FB-nya. Lebih baik tidak mencari tau dari pada di hari ke 300an aku menemukan dia sudah milik orang lain. Iya dengan seorang temannya mungkin yang akan dijodoh2in ke dia atau apalah.. keyakinan dia yg bicara.
Aku kembali menonton film (500) days of Summer itu biar aku sadar untuk tidak menunggunya, tidak berusaha hingga stress untuk kembali. Aku pernah putus, tapi tak pernah sesakit ini, anggit beda, anggit istimewa. Ya persis yg diomongin Tom pada adiknya saat disuruh melupakan Summer.
Ingin segera bertemu ujung hari ku tanpa dengan bayang2 anggit, siapa tau setelah ku bertemu anggit yg telah membuat ku banggkit dulu dan suatu saat nanti akan ketemu seorang bernama “Angga” (*alah ngarang hehe), biar nanti ku panggil “bang” lalu ku gabungkan dan bicara padanya bahwa “aku punya kamu” lalu hasilnya menjadi “bang ga, aku punya kamu” (bangga aku punya kamu..) ambigu kan hehe..
Waktu menunjukkan pukul 01:25, apa besok aku akan menulis tentang pemulihan lagi? Entahlah klo ku pikir aku lebih banyak mengingat masa2 dlu, skit sendiri, sedang dia sudah tak pernah lirik aku disini.. untuk berbicara atau sms saja sudah pasti tak mau, apalagi bertemu atau mampir ke blog ku J
Met tidur semua.. Met tidur anggit..
Mimpi indah ya..