Siapa aku saat mencintaimu?
Terasa ada yang tertekan disana
Terasa ada yang selalu hati-hati berkata
Tak bisakah ku bebaskan hati?
Seperti mengunyah permen karet
Manis diawal lalu hambar
Janji-janji diumbar
Menyenangkan hati sesaat
Dituntut kewajiban
Tapi tak dibebaskan dalam hak
Terlalu
Lalu tersingkap dirimu
Aku takut
Hati menciut
Mencinta terasa salah
Harus ada yang mengalah
Menahan ego demi bersama
Tapi tak juga diberi pengertian
Aku tersesat
Dalam hati yang gelap
Entah kemana ingin menempatkanku
Tak lagi bisa mendengar keluhku
Dianggap angin lalu
Berbicara pada dinding bisu
Apa yang terjadi, hati?
Jika mengelus dada dirasa yang terbaik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar