Halaman

Sabtu, 20 November 2010

Day #3 Hilangnya Ide


Dalam sunyi masih ku cari ruang imaginasi ku, saat penat mulai menyerbu
Hanya tatapan kosong mengarah ke si pemilik wajah terang berlistrik
Tangan kiri ku menopang dagu yang bila tak ku lakukan mungkin akan mempertemukan dahiku dengan sisi datar sang meja
Tangan kanan terkulai lemah diantara tombol-tombol huruf dan angka yang sejak tadi menunggu

Pikiran terpaku pada kalimat “apa lagi yang harus ku ketik”
Ide-ide ini masih bersembunyi, enggan berteman dengan sepi
Tengok sang waktu dan dia pun memberi isyarat ini  tak lagi dikatakan malam melainkan larut
Kantung mata pun serasa memiliki kantung bertumpuk

Sang ranjang  melambai-lambai mengajak ku untuk bersamanya
Tapi aku masih nyaman dengan kesunyian ini
Dan lebih suka meninggalkan malam di pagi hari
Menemani para nyamuk berpesta darah tubuhku, ya berbagi itu memang indah bukan?

Hmm... hening sejenak tak tau lagi apa yang harus dilakukan
Arrrggh.. Sungguh hingga detik ini ide itu masih melayang-layang tak beraturan
Sudahlah mungkin harus ku terima ajakan si ranjang
Dan membiarkan gajah bersantai dimataku untuk terus membuat ku terlelap

Selamat Tidur...

Jumat, 19 November 2010

Day #2 Imaginasi Malam Jumat




aku harap kau tak datang malam ini
karena aku takut akan kebiasaan berpenampilanmu
cobalah ganti kain putih kusam dengan yang bermotif polkadot
mungkin kau akan terlihat unik 


dan sisirlah rambut panjangmu yang tergerai
sesekali pergilah ke salon untuk sekedar merawat rambutmu dan wajahmu


hentikan cara pandang mu yang dingin
dan cara tertawamu yang membuat orang-orang tak berkutik


tampilkan wajah duniamu yang manis bak model itu
jangan wajah yang sendu namun memburu membuat semua orang takut

Kamis, 18 November 2010

Day #1 Aku





Berharap kata-kata ini bisa mewakilli siapa aku. Agar kau tak tersesat pada tujuan mu terhadap ku.


Karena aku lelah bertemu orang-orang yang langsung menghujani ku dengan tuduhan-tuduhan yang mereka dapat dalam bungkus kulit ini.


Jangan percaya mereka. Karena mereka suka melebih-lebihkan.


Aku tidak suka disebut cantik hanya karena kau melihat fotoku yang manis di sosial media itu.


Karena sebenarnya aku ini memiliki sedikit bakat fotogenic, tidak ada maksud merendah untuk meninggi, tapi ini adalah kenyataannya.


Aku pernah menemui seseorang yang sebelumnya melempari aku dengan segala kekagumannya terhadapku. Dan selesai dengan perjumpaan itu maka selesai pula kekagumannya dengan ku.


Entah apa yang membuatnya berubah tapi biarlah, begitulah kehidupan tak mudah ditebak


Aku menikmati setiap hal kehidupan ku entah ada atau tidaknya seorang sales cinta yang menjajakan semua kelebihan dari produk cintanya


Aku si penikmati kesunyian, dimana akan ku temukan suatu proses pendewasaan


Aku si pelahap malam, melewati malam hanya dengan termenung di kamar


Aku si penggengam cinta, terlalu yakin pada cintanya hingga mati karna cinta


Aku senang hidup dalam duniaku sendiri karena hidup perlu dicintai


Aku kadang terlihat autis tapi memang itu cara ku menikmati hidup


Aku penyuka langit dengan gumpalan awan yang indah


Dan kau pun kan menebak aku penyuka keindahan, Ya karena itulah aku menyukaimu


Jangan bilang aku orang hebat, sebenarnya kau lah yang hebat karena mampu menerimaku disegala kekurangan dan kelebihan ku




-naE-


*NB : masih loncat-loncat, belum bisa fokus menggambarkan, namanya juga belajar huft..
* Postingan ini ditulis untuk #30HariMenulisPuisi


"#30HariMenulisPuisi ditujukan kepada: Engkau. Ya, Engkau yang bukan penyair, tetapi menulis lebih baik dari penyair." -perempuansore-

Teori Asal

Teori Asal adalah hanya pemikiran diri sendiri untuk menyenangkan diri sendiri atau mungkin orang lain. Berusaha melihat masalah lebih bijak
*Sok tua ya gw 




Kalimat ini tercipta saat mengindahkan perasaan patah hati gw
"Harusnya setiap putus cinta atau patah hati kita harus senang dan mengucap alhamdulillah karna akan ada pengganti yang lebih baik lagi"

Gara-gara liat status Facebook temen yang memakai Tweet orang lain tanpa cantumin si pemilik asli, hal sepele sih tapi ini jadi kebiasaan buruk
"Orang yang mengCopy suatu tulisan tanpa mencantumkan penulis aslinya itu suatu tindakan yang tidak menghargai kreatifitas orang lain"


Atau ketemu cowok yg nyakitin gw di friend list chat FB, entah mungkin dia ngerasa bersalah atau males ma gw dan saran temen-temen remove aja tapi menurut gw
"Dan aku bukan anak kecil lagi yang klo punya masalah sama seseorang langsung remove friend ato ga saling tegor lagi"


Ya sekalipun munculnya dia sangat amat mengganggu, silahturami harus tetep. Masalah dia mau atau ga, ya urusan dia dengan Tuhan. Kalau kata temen gw yang sama-sama patah hati sih bilang "gw ga mau liat dia bahagia, gw mau liat dia ngerasain apa yang gw rasa skrg sakit banget" hmm.. sempet terpikir seperti itu tapi
"Semua ini sudah direncanakan, aku tau ini cara Tuhan bagaimana membuat aku setahap lebih dewasa dalam menyikapi masalah. Dan aku harus ikhlas, tidak semudah omongan sih, tapi di luar sana masih banyak yang indah dari pada duduk diam meratapi kesedihan"

Minggu, 07 November 2010

Tak Termaknai

kaki ini terasa tak kuat menahan hati yang sedang jatuh cinta…
saat hari bersamanya terasa indah, ucapan tak menentu..
sungguh payah, berbicara saja aku tak bisa..
bibir ini membukam membisu..
seperti bayi yang baru belajar bicara..
kata-kata tak dapat ku atur..

tak bisa kulakukan apapun selain melihat matamu..
mencari keteduhan di setiap rindu..
mencari makna setiap kata-kata yang kau ucap..
namun tak pernah kutemukan..
hanya acuh mu..
dan keningku mengerut saat ku temukan senyumu luntur
lalu apa makna setiap hal yang telah dilalui bagimu?

Terima kasih sudah membuatku mengharapmu.

Sabtu, 06 November 2010

Ini Sudah Cukup


aku tidak pernah mengerti apa itu cinta dan perasaan
aku pikir hal seperti itu sudah lenyap
selalu tak pernah sampai ke haluan
hingga akhirnya tenggelam..

kata mereka cinta itu indah...
tapi buat ku itu hanya di angan
aku orang yang selalu dikecewakan cinta
apalah cinta... ini sudah cukup buatku terluka..

dikala ku dipaksakan untuk membuka hati..
berteriak memanggil kata cinta tapi bathin berontak
"ini tidak akan membaik", bisik bathin
"kau tak pernah direndung cinta"

asa pupus..
aku tahu ini hanya kamuflase
tak pernah ada cinta..
tapi ini sudah cukup