Halaman

Minggu, 29 Januari 2012

Jatuh cinta dan Jodoh (semu)

Ingatkah kapan terakhir kamu jatuh cinta? Saya sedang mengalaminya sekaligus merasakan jatuh sakit karna cinta. Seseorang yang membuat saya benar-benar dibutuhkan (saat itu) dan saya pun merasakan cintanya (masih pada saat itu). Saya pernah berpikir, jodoh hingga aakhir usia itu orang yang benar-benar persis sama apa yang saya impikan atau melengkapi saya dengan segala kekurangan dan kelebihan (sekali lagi, pada saat itu).

Saya pernah bertemu dengan seseorang, kita punya banyak kesamaan entah dari segi musik, bacaan, pemikiran, kesukaan. Semua terasa mimpi menemukan dan memiliki seseorang seperti itu dan saya sangat bahagia (pada saat itu).

Pernahkah ada pria menyisihkan kulit ayam yang crispy buat kamu? Pernahkah ada pria yang menemanimu walau hanya via sms hanya untuk menyemangatimu? Pernahkah kamu tertawa atau tersenyum saat teringat akan dia? Pernahkah ada nyanyian kebangsaan? Atau ada panggilan lucu-lucuan? Ya begitulah indahnya jatuh cinta.

Pada saat itu, jatuh cinta. Saat dimana semua indah, saat rindu-rindu yang menyiksa pun masih terasa indah, menanti bertemu lalu saling mendekatkan dan mengobati rindu pada pelukan. Pernahkah merasa itu? Jatuh cinta pada saat itu, selalu tak pernah habis bercerita, bernyanyi, tertawa, dan melakukan hal yang menyenangkan bersama dia.

Sekarang, jatuh cinta. Saat dimana semua indah, mengingat kenangan bersamanya lalu entah seperti ada kupu-kupu di dalam perut terbang menuju dada lalu menjadi sesak karna rindu-rindu yang menyiksa tak lagi menjadi indah, tak ada lagi yang membuat rindu itu terobati dengan pelukan, mencintainya pun hanya mampu dalam diam.

Tuhan menciptakan orang-orang yang telah dipertemukan dengan saya dan kamu atau yang sedang menunggu waktu dipertemukan untuk saya dan kamu adalah mereka yang disebut jodoh. Masalahnya waktu kebersamaan saja yang akan menunjukan hingga kapan jodoh(semu) itu.

Semua orang yang telah dipertemukan oleh Tuhan dengan saya pun kamu adalah bukan suatu hal yang kebetulan atau suatu hal yang sia-sia. Mereka punya peran di hidupmu. Tuhan sudah merencanakan semuannya, dengan siapa saja nanti akan bertemu dan semua ada tujuannya, selalu ada hikmahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar