Semenjak kecelakaan itu kita tak lagi bertemu. Yang ku ingat adalah wajah sedihmu saat kamu dibawa pulang oleh keluargamu, tanpa pamit padaku yang terkulai tak berdaya dengan peralatan Rumah Sakit yang menempel di badanku.
***
1 bulan berlalu
Aku sudah keluar dari Rumah Sakit dan hendak bertemu denganmu, rindu tak bisa lagi dibendung. Malam itu aku berdiri di depan rumahmu. Mengetuk jendela kamarmu karena sudah pasti orangtuamu tak mengijinkan kita bertemu. Namun yang kudapati saat kamu menoleh ke jendela hanyalah sebuah teriakan. Sebegitu bencinya dirimu padaku?
Segala upaya ku coba untuk menemuimu namun tetap penolakanmu yang ku dapat. Hingga kamu tak ragu lagi membaca doa itu. Kini hanya itu caramu mengusirku.
Flash fiction #111Kata
Terinspirasi dari fiksimini @cocodarz : PADAHAL AKU PACARMU – Namun, tiap kali aku datang, kau tak pernah ragu membaca doa itu. Kini, hanya itu caramu mengusirku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar