Hanya Kamu
Sekuat aku berkata “aku sudah biasa tanpamu”
Sekuat itu juga kepiluan dalam hati.
Pura-pura senyum ku pancarkan..
Seperti kepura-puraan dalam getir aku berkata “Aku bahagia”
Ya kasih, kulakukan hanya karna itu adalah inginmu
Kamu bawa hatiku menetap nyaman disana
Karna entah mungkin sebabnya aku masih ingin mencintaimu
Bukan sesuatu yang lain, sesuatu yang sama denganmu
Tapi aku ingin bersamamu, kasih.
Ya, mungkin aku akan bertemu sosok sempurna sepertimu
Sosok yang mendewasakan aku
Membuat ku nyaman
Membuatku merasa yang amat istimewa
Waktu dapat memaksa kami begitu dekat
Hingga suatu ketika aku tersadar
Dia bukan kau.
Maka mungkin ia baik menawarkan hatinya
Lalu bagaimana dengan aku?
Apa yang bisa ku beri?
Bila hatiku berada padamu
Maka tetap seperti ini
Kembali sendiri
Aku yang begini
Maaf kasih jika terasa aku keras kepala,
Sudah ku coba berlari jauh menghindar dari bayangmu
Selelah bagaimana ternyata aku menyadari
Aku hanya berlari berputar mengelilingimu
Lalu menurutmu, apa yang mungkin terjadi?
Selain mencintaimu dan terus mencintaimu.
00:10
Tangerang, 100/2 hari tanpamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar